JAKARTA — Seseorang mencari informasi tentang suatu produk di internet. Beberapa waktu kemudian, iklan produk serupa muncul di media sosial. Bagi sebagian orang, rekomendasi tersebut terasa membantu karena sesuai dengan kebutuhan. Namun, bagi yang lain, kemunculan iklan itu justru menimbulkan pertanyaan: dari mana platform mengetahui apa yang sedang mereka cari?
Situasi tersebut memperlihatkan dilema personalisasi dalam komunikasi digital. Di satu sisi, brand memiliki peluang untuk menyampaikan pesan yang lebih relevan dengan minat konsumen. Di sisi lain, penggunaan data dapat memunculkan rasa tidak nyaman ketika proses pengumpulan dan pemanfaatannya tidak dipahami oleh audiens.















