JAKARTA — Ketika membutuhkan kopi untuk memulai aktivitas pagi, seseorang mungkin langsung teringat pada merek tertentu. Saat ingin memesan makanan tanpa harus keluar rumah, merek layanan pesan antar yang sudah familiar bisa lebih dahulu muncul dalam pikirannya. Respons tersebut terlihat sederhana, tetapi menunjukkan bagaimana ingatan konsumen dapat memengaruhi pilihan terhadap sebuah brand.
Konsumen tidak selalu mengingat semua merek yang pernah mereka lihat atau gunakan. Dalam situasi tertentu, hanya beberapa merek yang muncul lebih dahulu di pikiran, sementara merek lain luput dari ingatan meskipun menawarkan produk atau layanan serupa.















