Lewati ke konten
Membaca Isu, Memahami Komunikasi

Communication Gap: Mengapa Informasi Bisa Dipahami Berbeda?

Apa itu communication gap? Kenali penyebab kesenjangan komunikasi, dampaknya bagi organisasi, serta cara mengukur dan mengatasinya.

Shopia Dwi Lestari
Shopia Dwi Lestari Penulis · Senin, 19 Oktober 2026 · 08:15:00 WIB · Editor: Kevin Khanza
Communication Gap: Mengapa Informasi Bisa Dipahami Berbeda?
Ilustrasi (Sumber gambar: Magnific)

JAKARTA — Perusahaan telah mengirim pengumuman melalui grup kerja, mengadakan rapat, dan membagikan dokumen resmi. Namun, ketika kebijakan mulai diterapkan, setiap divisi justru menjalankan arahan dengan cara berbeda. Apakah masalahnya terletak pada karyawan yang tidak membaca informasi, atau pada cara organisasi membangun komunikasi?

Situasi tersebut menggambarkan communication gap, yaitu kesenjangan antara informasi yang disampaikan dan pemahaman yang terbentuk pada penerima. Kesenjangan ini tidak selalu berarti informasi gagal disampaikan. Pesan mungkin telah diterima, tetapi makna, konteks, dan implikasinya belum dipahami secara seragam.

Khusus Member

Masuk untuk melanjutkan membaca

Artikel ini gratis, cukup masuk atau daftar akun member.

Follow news.publikalabs.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Tentang penulis Shopia Dwi Lestari

Shopia adalah praktisi media partner dan komunikasi yang sehari-hari bergelut dengan reputation, client, dan deadline. Ia memiliki ketertarikan pada marketing, consumer behavior, digital communication, dan hubungan antara brand dengan audiens. Pengalamannya dalam penulisan akademik juga membawanya mengeksplorasi berbagai persoalan pemasaran dan perilaku konsumen, termasuk melalui tulisan "Pengaruh Viral Marketing, Electronic Word of Mouth, dan Halal Label terhadap Keputusan Pembelian Konsumen" yang telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Di luar aktivitas profesionalnya, Shopia gemar tidur, ngopi, belajar Mandarin, dan bermusik.

Cara Membangun Cerita Brand di Berbagai Platform

Satu konten tidak selalu cukup untuk membangun pemahaman terhadap brand. Pelajari peran ekosistem konten dalam menjaga konsistensi pesan dan komunikasi.

Faisal Purbowo1 jam lalu26 menit baca