Lewati ke konten
Membaca Isu, Memahami Komunikasi

Data Konsumen: Kunci Relevansi atau Sumber Kekhawatiran?

Seberapa jauh personalisasi iklan dapat dilakukan? Pahami hubungan antara relevansi pesan, penggunaan data, privasi, dan kepercayaan konsumen.

Sylvania Bahar
Sylvania Bahar Penulis · Senin, 19 Oktober 2026 · 15:24:00 WIB · Editor: Kevin Khanza
Data Konsumen: Kunci Relevansi atau Sumber Kekhawatiran?
Ilustrasi (Sumber gambar: Magnific)

JAKARTA — Seseorang mencari informasi tentang suatu produk di internet. Beberapa waktu kemudian, iklan produk serupa muncul di media sosial. Bagi sebagian orang, rekomendasi tersebut terasa membantu karena sesuai dengan kebutuhan. Namun, bagi yang lain, kemunculan iklan itu justru menimbulkan pertanyaan: dari mana platform mengetahui apa yang sedang mereka cari?

Situasi tersebut memperlihatkan dilema personalisasi dalam komunikasi digital. Di satu sisi, brand memiliki peluang untuk menyampaikan pesan yang lebih relevan dengan minat konsumen. Di sisi lain, penggunaan data dapat memunculkan rasa tidak nyaman ketika proses pengumpulan dan pemanfaatannya tidak dipahami oleh audiens.

Khusus Member

Masuk untuk melanjutkan membaca

Artikel ini gratis, cukup masuk atau daftar akun member.

Follow news.publikalabs.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Tentang penulis Sylvania Bahar

Sylvania Lucky Bahar merupakan KOL & Media Specialist dengan latar belakang di bidang komunikasi digital dan media. Berpengalaman mengelola social media dan content secara end-to-end, media relations, serta influencer marketing untuk kebutuhan brand dan institusi. Memiliki pengalaman dalam content planning, copywriting, audience engagement, creative production, hingga research dan sourcing KOL untuk mendukung berbagai kebutuhan komunikasi dan campaign. Memiliki ketertarikan pada pengembangan strategi komunikasi dan influencer partnership, dengan fokus membangun kolaborasi yang relevan antara brand, KOL, media, dan audiens.